Mengobati bau mulut itu penting banget. Malu rasanya jika sedang bertemu relasi penting, atau sedang kencan pertama, dan ketika sedang seru – serunya mengobrol.. tercium bau tak sedap.. dari mulut sendiri! Padahal first impression sangatlah penting. Daripada orang pingsan, sebaiknya kita segera tahu kenapa kita mempunyai bau mulut yang tak sedap, atau dikenal dengan panggilan Halitosis, dan bagaimana cara mengobatinya. Bau ini umumnya disebabkan oleh komponen sulphur kotor yang mudah menguap dari bakteri yang berkembang dalam lingkungan kurang oksigen seperti di belakang lidah dan pada celah gusi.
Penyebab bau mulut tak sedap yang paling sering kita temui adalah:
- Konsumsi makanan yang banyak mengandung minyak, lemak, bumbu penyebab yang berlebihan dan sayuran seperti bawang putih atau bawang bombay dapat menyebabkan bau mulut tak sedap.
- Kurang menjaga kebersihan gigi dan gusi. Apabila tidak menyikat dan mem-floss gigi setiap hari, maka sisa makanan akan menumpuk dan akan mengeluarkan bahan kimiahydrogen sulfide, yang berbau seperti telur busuk.
- Penyakit-penyakit di sekitar gigi
Mulut kering. Air liur membantu membersihkan gigi dari sisa – sisa makanan- Minuman beralkohol dan kebiasaan merokok. Ditambah lagi, merokok dapat menyebabkan mulut kering, sehingga bau mulut tak sedap muncul.
- Penyakit. Kadang bau mulut bukan berasal dari mulut itu sendiri, tetapi karena mempunyai penyakit lain yang mengeluarkan bau tak sedap lewat mulut seperti Diabetes dan penyakit ginjal atau hati yang bisa mengeluarkan bau tak sedap seperti bau ikan. Gangguan pada sistem metabolisme tubuh dapat mengakibatkan bau mulut.
Beberapa tips cara mengobati bau mulut yang paling efektif adalah:
- Menyikat gigi sehabis makan, setidaknya dua kali sehari. Pasta gigi yang anti-bakteri dapat mencegah bau tak sedap selama 12 jam.
- menggunakan dental floss untuk membersihkan daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau sikat gigi paling tidak sehari sekali.
- Menggunakan obat kumur jika diperlukan.
- Menyikat lidah. Ini bagus untuk mengobati bau mulut yang berasal dari lidah.
- Ganti sikat gigi Anda tiap 3-4 bulan.
- Untuk keadaan-keadaan penting sediakanlah selalu spray mulut atau permen penyegar mulut dalam tas Anda.
- Minum banyak air agar mulut tidak kering. Jangan minum soft drink, kopi atau alkohol yang dapat membuat mulut lebih kering.
- Mengunyah permen karet, sebaiknya permen karet yang rendah gula. Ini dapat merangsang air liur yang menghilangkan sisa makanan dan bakteria.
- Hindari makanan yang dapat menyebabkan bau mulut seperti bawang, petai, dan makanan yang manis.
- Sebuah komponen kimia yang terdapat dalam teh yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri pemicu napas tak sedap. Untuk mendapatkan manfaat penuh, sebaiknya diminum tanpa susu. Para peneliti Amerika meneliti pengaruh polyphenol, sebuah komponen kimia yang ditemukan dalam teh, pada tiga spesies bakteri yang dihubungkan dengan napas tak sedap. Mereka menemukan konsentrasi polyphenol yang relative rendah dapat merangsang pertumbuhan bakteri mulut. Menurut Prof. Christine Wu dari Universitas Illinois-Chicago yang mempresentasikan penemuan penelitian ini dalam pertemuan tahunan Amerika Society for Microbiology mengatakan rata-rata satu cangkir teh hitam memiliki kekuatan membunuh bakteri penyebab napas tak sedap meskipun diperlukan lebih bagi bakteri yang menyebabkan napas tak sedap dalam gusi. Secangkir the dengan kekuatan normal cukup untuk membunuh bakteri pada lidah. Selain menghambat pertumbuhan pathogen dalam mulut, teh hitam dan polyphenolnya bermanfaat bagi kesehatan mulut manusia dengan menekan komponen penyebab napas tak sedap yang dihasilkan bakteri pathogen.
- Sebaiknya, Anda mengunjungi dokter gigi dua kali dalam setahun untuk memeriksa gigi dan melakukan pembersihan gigi.
Jika beberapa langkah di atas belum dapat juga mengatasi masalah bau mulut Anda, maka mungkin penyebab bau mulut lebih serius. Diskusikanlah dengan dokter atau dokter gigi Anda untuk hasil yang lebih baik. Semoga dengan ini, Anda siap untuk close-up Anda kapan saja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar